Stream Cipher – One Time Pad (OTP)

One Time Pad adalah salah satu algoritma stream cipher yang kuat, karena memiliki panjang kunci dengan panjang plaintext, dan bentuk kuncinya random (acak) disetiap proses enkripsi.

Rumus Enkripsi OTP:

c = p + K

Rumus Dekripsi OTP:

p = c + K

Keterangan:

p = plaintext (text, citra(image), sound, video) –> Objek yang akan disandikan

c = ciphertext (text, citra(image), sound, video) –> Objek yang telah disandikan

K = key –> Kunci

Continue reading

Advertisements

Mode Operasi Cipher Blok – Kriptografi

Beberapa mode operasi dapat diterapkan untuk melakukan enkripsi terhadap keseluruhan blok plainteks. Empat mode operasi yang dapat diterapkan pada sistem blok cipher adalah:

  1. Electronic Code Book (ECB)
  2. Cipher Block Chaining (CBC)
  3. Cipher Feedback (CFB)
  4. Ouput Feedback (OFB)

Berikut contoh proses penerapan mode operasi cipher blok.

A. Mode Electornic Code Book (ECB)

Algoritma Enkripsi ECB:

  1. Tentukan Plainteks yang akan di Enkripsi, selanjutnya konversikan (ubah) ke bentuk nilai binner.
  2. Tentukan nilai kunci, selanjutnya konversi (ubah) dalam bentuk nilai binner.
  3. Selanjutnya lakukan proses enkripsi dengan rumus

Algoritma Dekripsi ECB:

  1. Tentukan Ciphertext yang akan di Dekripsi, selanjutnya konversikan (ubah) ke bentuk nilai binner.
  2. Tentukan nilai kunci, selanjutnya konversi (ubah) dalam bentuk nilai binner.
  3. Selanjutnya lakukan proses Dekripsi dengan rumus

Keterangan:

Ci = Ciphertext Index

Ek = Enkripsi Key (Kunci Proses Enkripsi)

Dk = Dekripsi Key (Kunci Proses Dekripsi)

Pi = Plaintext Index

Proses Penerapannya mode ini, setiap blok plaintext dan ciphertext di pasangkan dengan blok kunci secara individual dan indepedent. Berikut Gambar Skema Proses Enkripsi dan Proses Dekripsi ECB;

Skema Enkripsi ECB
Skema Dekripsi ECB

 

 

 

 

 

 

 

 

Contoh soal proses enkripsi ECB:

Diketahui:

Plaintext (P) = Rivalry Hondro

Kunci (K) = Aman

Fungsi Hash dalam Algoritma Kriptografi

Fungsi Hash merupakan algoritma yang mengubah teks atau pesan (text or message) menjadi sederetan karakter acak yang memiliki karakter yang sama.

Hash juga termasuk salah satu bentuk teknik kriptografi tanpa menggunakan kunci (unkeyed cryptosystem). Selain itu hash memiliki nama lain yang juga dikenal yaitu “one-way function”.

Fungsi Hash adalah fungsi yang menerima masukan string yang panjangnya sembarang selanjutnya mentransformasikannya menjadi string keluaran yang panjangnya tetap (fixed) yang biasanya berukuran jauh lebih kecil daripada ukuran string semula. Continue reading

Ronal Rivest si Bapak Algoritma Kriptografi

Ronal Rivest adalah seorang ilmuan berkembangsaan Amerika Serikat, yang lahir pada tanggal 06 Mei 1947 di Schenectady, New York, dan memiliki nama lengkap Ronald Linn Rivest.

Rivest memperoleh gelar sarjana dalam bidang Matematika dari Universitas Yale pada tahun 1969, dan gelar Ph.D. gelar dalam Ilmu Komputer dari Stanford University pada tahun 1974 untuk penelitian yang diawasi oleh Robert W. Floyd. Rivest adalah seorang cryptographer dan seorang Profesor Institut di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Ia mendesain sejumlah algoritma kriptografi seperti Publik-key, RSA, RC2, RC4, RC5, RC6, MD2, MD4, MD5, MD6, Ring signature, dan sejumlah algoritma lainnya. Continue reading

Cara Memecah dan Menggabungkan File dengan Hj-Split

Cara Memecah dan Menggabungkan file | Bagi sebagian orang, memecah dan menggabungkan file berukuran besar dengan Hj-Split adalah sesuatu yang biasa dilakukan. Tujuannya untuk mempermudah proses upload dan proses download. Namun bagi sebagian lainnya kadang menjadi pertanyaan besar, bagaimana hal itu dipecah dan bagaimana hal itu bisa digabungkan kembali menjadi sebuah file yang utuh. Untuk itulah pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang bagaimana Cara Memecah dan Menggabungkan File dengan menggunakan Software Hj-Split. Ada banyak software yang bisa memecah file menjadi bagian-bagian kecil, salah satunya adalah WinRar. Hj-Split dipilih karena mampu mendukung lebih banyak jenis file. Berikut tutorial lengkapnya : Disini

Kompresi Data Teks dengan Algoritma Shannon-Fano


1. Pengertian Kompresi Data
Kompresi data adalah proses mengubah stream data masuk menjadi stream data keluar agar ukurannya menjadi lebih kecil, sedangkan proses pembalikan data yang sudah terkompresi menjadi data semula disebut dekompresi.

2. Sejarah Algoritma Shannon-Fano
Algoritma Shannon-Fano Coding ditemukan dan dikembangkan oleh Claude Shannon (bapak teori informasi) di Bell Laboratory dan Robert Fano pada tahun 1949 dalam dua buah proses yang berbeda.
Karena memiliki kemiripan, akhirnya teknik dinamai dengan menggabungkan nama keduanya yaitu: “Shannon-Fano”.

Shannon-Fano Coding adalah teknik untuk membangun sebuah kode awalan didsarkan pada seperangkat simbol dan probabilitas (diperkirakan).
Alogritma Shannon-Fano mengkodekan setiap karakter yang ada dalam serangkaian data input dengan menggunakan beberapa bit, dimana karakter yang sering muncul dikodekan dengan rangkaian bit pendek dibandingkan karakter yang jarang muncul.

3. Cara Kerja Agoritma Shannon-Fano

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=etF7HuFbdzo

Database Relasi

Download PDF di Sini

databaseDatabase Relasional adalah suatu model database yang disajikan dalam bentuk tabel. Model ini diperkenalkan pertama kali oleh E.F. Codd. Untuk mengatasi ketidak konsistenan dan duplikasi data dengan menggunakan konsep normalisasiUntuk meningkatkan kemampuan akses data.

Sebuah sistem manajemen basis data relasional atau dalam bahasa Inggrisnya dikenal sebagai relational database management system (RDBMS) adalah sebuah program komputer (atau secara lebih tipikal adalah seperangkat program komputer) yang dirancang untuk mengatur/memanajemen sebuah basis data sebagai sekumpulan data yang disimpan secara terstruktur, dan melakukan operasi-operasi atas data atas permintaan penggunanya. Contoh penggunaan DBMS ada banyak sekali dan dalam berbagai bidang kerja, misalnya akuntansi, manajemen sumber daya manusia, dan lain sebagainya. Meskipun pada awalnya DBMS hanya dimiliki oleh perusahaan-perusahaan berskala besar yang memiliki perangkat komputer yang sesuai dengan spesifikasi standar yang dibutuhkan (pada saat itu standar yang diminta dapat dikatakan sangat tinggi) untuk mendukung jumlah data yang besar, saat ini implementasinya sudah sangat banyak dan adaptatif dengan kebutuhan spesifikasi data yang rasional sehinggal dapat dimiliki dan diimplementasikan oleh segala kalangan sebagai bagian dari investasi perusahaan. Continue reading