Algoritma Kriptografi – Rail Fence Cipher (RFC)

Rail Fence Cipher (RFC) adalah algoritma klasik model algoritma transposisi, Cipher (Algoritma) ini hampir mirip sistem kerjanya dengan Zig-zag Cipher.
Rail Fence Cipher menggunakan teknik perubahan posisi berdasarkan tingkatan, dimana nilai tingkatan disebut kunci enkripsi dan dekripsi dalam algoritma ini.

Kalau diterjemahkan Rail Fence Cipher  setiap kata:
Rail = Rel
Fence = Pagar
nah silahkan digabungkan sendiri ya apa artinya dalam bahasa indonesianya. ^_^

Contoh, Saya akan melakukan penyandian terhadap plaintext berikut:
SELAMAT DATANG HONDRO DI BUDIDARMA

dengan nilai Kunci = 3
Proses Enkripsi Rail Fence Cipher:

Hasil Enkripsi Rail Fence Cipher
Ciphertext = SATTG NOBIR EMDAH DDUDM LAANO RIDAA

 

Proses Dekripsi:
Nilai Kunci yang digunakan: Hitung Jumlah Karakter Ciphertext, selanjutnya Bagikan dengan Nilai Kunci Enkripsi, Maka hasilnya sebagai Kunci Dekripsi.

Ciphertext = SATTG NOBIR EMDAH DDUDM LAANO RIDAA

Kunci Dekripsi = 30 / 3 = 10

Maka susun karakter ciphetext dengan jumlah baris 10, seperti pada gambar berikut ini:

oke Kriptografi 2

selanjutnya, menentukan nilai Plaintext dengan cara membaca karakter secara baris, seperti pada gambar berikut ini:

oke Kriptografi 3

Hasil Dekripsi Rail Fence Cipher:

Plaintext = SELAMATDATANGHONDRODISTMIKBUDIDARMA

Plaintext = SELAMAT DATANG HONDRO DI STMIK BUDI DARMA

Advertisements

2 thoughts on “Algoritma Kriptografi – Rail Fence Cipher (RFC)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s