Multi-Objective Optimization on the basis of Ratio Analysis (MOORA) Method

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEREKRUTAN DOKTER SPESIALIS OBSESTRI DAN GINEKOLOGI MENGGUNAKAN METODE MULTI-OBJECTIVE OPTIMIZATION ON THE BASIS OF RATIO ANALYSIS (MOORA METHOD)

Karya Jurnal Rivalri Kristianto Hondro

Abstrak

Sistem pendukung keputusan adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan (manajemen pengetahuan)) yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan. Sistem pendukung keputusan memberikan suatu keputusan yang bersifat semiterstruktur, dimana tidak seorangpun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuat.

Perengkrutan Dokter Spesialis Obsestri dan Ginekologi selalu melalui beberapa seleksi ketat sebelum ditetapkan sebagai dokter pada Rumah Sakit Stella Maris Nias Selatan. Ada beberapa kriteria yang harus dimiliki setiap peserta sebagai syarat untuk menjadi Dokter Spesialis Obsestri dan Ginekologi. Untuk mendapatkan peserta terbaik maka pihak Rumah Sakit Stella Maris Nias Selatan membutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan.

Pada penelitian ini penulis menerapkan Multi-Objective Optimization on the basis of Ratio Analysis (MOORA Method) sebagai metode yang akan diterapkan didalam aplikasi sistem pendukung keputusan.

Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Multi-Objective Optimization on the basis of Ratio Analysis (MOORA Method), Dokter Spesialis Obsestri dan Ginekologi

 

Pendahuluan

Multi-Objective Optimization on the basis of Ratio Analysis (MOORA) adalah multiobjektif sistem mengoptimalkan dua atau lebih attribut yang saling bertentangan secara bersamaan. Metode ini diterapkan untuk memecahkan masalah dengan perhitungan matematika yang kompleks. Moora diperkenalkan oleh Brauers dan Zavadskas pada tahun 2006. Pada awalnya metode ini diperkenalkan oleh Brauers pada tahun 2004 sebagai “Multi-Objective Optimization” yang dapat digunakan untuk memecahkan berbagai masalah pengambilan keputusan yang rumit pada lingkungan pabrik.

Metode moora diterapkan untuk memecahkan banyak permasalahan ekonomi, manajerial dan konstruksi pada sebuah perusahaan maupun proyek.

Penerapan Formula Metode MOORA, berikut alurnya:

1. Menginput Nilai Kriteria
Menginputkan nilai kriteria pada suatu alternatif dimana nilai tersebut nantinya akan diproses dan hasilnya akan menjadi sebuah keputusan.

2. Merubah nilai kriteria menjadi matriks keputusa
Matriks  keputusan berfungsi sebagai pengukuran kinerja dari alternative I th pada atribur J th, M adalah alternatif dan n adalah jumlah atribut dan kemudian sistem rasio dikembangkan dimana setiap kinerja dari sebuah alternatif pada sebuah atribut dibandingkan dengan penyebut yang merupakan wakil untuk semua alternatif dari atribut tersebut, Berikut adalah perubahan nilai kriteria menjadi sebuah matriks keputusan :

3. Normalisasi pada metode MOORA
Normalisasi bertujuan untuk menyatukan setiap element matriks sehingga element pada matriks memiliki nilai yang seragam. Normalisasi pada MOORA dapat dihitung menggunakan persamaan sebagai berikut.

4. Mengurangi nilai maximax dan minmax
Untuk menandakan bahwa sebuah atribut lebih penting itu bisa di kalikan dengan bobot yang sesuai (koefisiensignifikasi) (Brauers etal.2009  dalam  Ozcelik, 2014). saat atribut bobot dipertimbangkan perhitungan mengunakan persamaan sebagai berikut.
5. Menentukan rangking dari hasil perhitungan MOORA

 

Advertisements