Algoritma Kriptografi – Zig-zag Cipher

Zig-zag Cipher (ZzC) adalah algoritma penyandian pesan yang menggunakan model transposisi, model enkripsi dan dekripsi Zig-zag Cipher hampir mirip-mirip seperti algoritma transposisi lainnya yaitu Rail Fence Cipher (RFC).

 

Contoh, Saya akan melakukan penyandian terhadap

 

Plaintext: SELAMAT DATANG HONDRO DI BUDIDARMA

dengan menggunakan Kunci Enkripsi = 3 dan Offset = 0 (artinya dalam 3 baris dimulai dari baris ke-0 atau awal atau paling atas)

Continue reading

Advertisements

Algoritma Kriptografi – Rail Fence Cipher (RFC)

Rail Fence Cipher (RFC) adalah algoritma klasik model algoritma transposisi, Cipher (Algoritma) ini hampir mirip sistem kerjanya dengan Zig-zag Cipher.
Rail Fence Cipher menggunakan teknik perubahan posisi berdasarkan tingkatan, dimana nilai tingkatan disebut kunci enkripsi dan dekripsi dalam algoritma ini. Continue reading

Teknik Memberikan Nomor Halaman Pada Dokumen Word 2007

1Dalam membuat sebuah buku, skripsi, proposal atau apalah namanya yang berupa naskah dengan banyak halaman, biasanya disertai dengan halaman daftar isi yang memuat topic atau bahasan yang ada dalam buku atau skripsi tersebut dan dicantumkan juga nomor halaman atau page number.

Aturan pemberian nomor halaman terdapat dua format nomor halaman, yaitu format nomor halaman dengan angka romawi kecil, dan penomoran halaman dengan menggunakan angka standart.
Berikut beberapa contoh pemberian nomor halaman berdasarkan bentuk dan posisi nomor halaman: Continue reading

Database Relasi

Download PDF di Sini

databaseDatabase Relasional adalah suatu model database yang disajikan dalam bentuk tabel. Model ini diperkenalkan pertama kali oleh E.F. Codd. Untuk mengatasi ketidak konsistenan dan duplikasi data dengan menggunakan konsep normalisasiUntuk meningkatkan kemampuan akses data.

Sebuah sistem manajemen basis data relasional atau dalam bahasa Inggrisnya dikenal sebagai relational database management system (RDBMS) adalah sebuah program komputer (atau secara lebih tipikal adalah seperangkat program komputer) yang dirancang untuk mengatur/memanajemen sebuah basis data sebagai sekumpulan data yang disimpan secara terstruktur, dan melakukan operasi-operasi atas data atas permintaan penggunanya. Contoh penggunaan DBMS ada banyak sekali dan dalam berbagai bidang kerja, misalnya akuntansi, manajemen sumber daya manusia, dan lain sebagainya. Meskipun pada awalnya DBMS hanya dimiliki oleh perusahaan-perusahaan berskala besar yang memiliki perangkat komputer yang sesuai dengan spesifikasi standar yang dibutuhkan (pada saat itu standar yang diminta dapat dikatakan sangat tinggi) untuk mendukung jumlah data yang besar, saat ini implementasinya sudah sangat banyak dan adaptatif dengan kebutuhan spesifikasi data yang rasional sehinggal dapat dimiliki dan diimplementasikan oleh segala kalangan sebagai bagian dari investasi perusahaan. Continue reading