Playfair Cipher

Sandi Playfair ditemukan oleh ahli Fisika berkebangsaan Inggris bernama Sir Charles Wheatstone (1802 – 1875) namun dipromosikan oleh Baron Lyon Playfair (1819 – 1898) pada tahun 1854. Sandi Playfair pertama kali digunakan untuk tujuan-tujuan taktis oleh pasukan Inggris dalam Perang Boer II dan Perang Dunia I. Australia dan Jerman juga menggunakan sandi ini untuk tujuan yang sama dalam Perang Dunia II. Pada perkembangan selanjutnya, sandi ini tidak lagi digunakan oleh pasukan militer karena telah muncul berbagai perangkat enkripsi digital untuk menerjemahkannya. Continue reading

Advertisements

Algoritma RC2 (Ron’s Code / Rivest’s Cipher)

Pada tahun 1987 di Laboratorium Rsa, Ron Rivest menemukan suatu algoritma yang diberi nama RC2. RC itu sendiri merupakan singkatan dari Ron’s Code. Karena algoritma RC2 dapat diimplementasikan secara efisien pada perangkat lunak maka menjadikan algoritma RC2 populer untuk aplikasi internet antara lain digunakan sebagai standar WEP (Wired Equivalent Privacy), WPA (Wifi Protected Acces) dan TLS (Transport Layer Protocol). RC2 juga diimplementasikan pada protokol SSL (Source Socket Layer) yaitu sebuah protokol untuk memproteksi trafik intenet.
Continue reading

Algoritma Kriptografi – Zig-zag Cipher

Zig-zag Cipher (ZzC) adalah algoritma penyandian pesan yang menggunakan model transposisi, model enkripsi dan dekripsi Zig-zag Cipher hampir mirip-mirip seperti algoritma transposisi lainnya yaitu Rail Fence Cipher (RFC).

 

Contoh, Saya akan melakukan penyandian terhadap

 

Plaintext: SELAMAT DATANG HONDRO DI BUDIDARMA

dengan menggunakan Kunci Enkripsi = 3 dan Offset = 0 (artinya dalam 3 baris dimulai dari baris ke-0 atau awal atau paling atas)

Continue reading

Algoritma Kriptografi – Rail Fence Cipher (RFC)

Rail Fence Cipher (RFC) adalah algoritma klasik model algoritma transposisi, Cipher (Algoritma) ini hampir mirip sistem kerjanya dengan Zig-zag Cipher.
Rail Fence Cipher menggunakan teknik perubahan posisi berdasarkan tingkatan, dimana nilai tingkatan disebut kunci enkripsi dan dekripsi dalam algoritma ini. Continue reading

Kompresi Data Teks dengan Algoritma Shannon-Fano


1. Pengertian Kompresi Data
Kompresi data adalah proses mengubah stream data masuk menjadi stream data keluar agar ukurannya menjadi lebih kecil, sedangkan proses pembalikan data yang sudah terkompresi menjadi data semula disebut dekompresi.

2. Sejarah Algoritma Shannon-Fano
Algoritma Shannon-Fano Coding ditemukan dan dikembangkan oleh Claude Shannon (bapak teori informasi) di Bell Laboratory dan Robert Fano pada tahun 1949 dalam dua buah proses yang berbeda.
Karena memiliki kemiripan, akhirnya teknik dinamai dengan menggabungkan nama keduanya yaitu: “Shannon-Fano”.

Shannon-Fano Coding adalah teknik untuk membangun sebuah kode awalan didsarkan pada seperangkat simbol dan probabilitas (diperkirakan).
Alogritma Shannon-Fano mengkodekan setiap karakter yang ada dalam serangkaian data input dengan menggunakan beberapa bit, dimana karakter yang sering muncul dikodekan dengan rangkaian bit pendek dibandingkan karakter yang jarang muncul.

3. Cara Kerja Agoritma Shannon-Fano

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=etF7HuFbdzo