CONTOH KASUS PENGERJAAN ALGORITMA TRANSPOSISI ZIGZAG

Sekilas tentang Algoritma Transposisi Zig-zag, ide awal pembentukan Algoritma ini adalah Algoritma Transposisi Kolom (Columnar Transposition Cipher) dan Algoritma Transposisi Rail Fance Cipher.
Langkah-langkah Pengerjaan Zig-zag Cipher:

  1. Bentuk Bujursangkar (Array) untuk menampung banyaknya karakter plaintext.
    Contoh: Banyak karakter plaintext = 10 , maka format array untuk menampung plaintext = 3*4 atau 4*3.
  2. Tentukan Format Kunci Transposisi ( i ), i = urutan baris array
  3. Proses Enkripsi Transposisi dalam Algoritma Zig-zag dapat dilakukan dengan 2 cara, boleh dilakukan secara baris (Zig-zag Baris) dan juga secara kolom (Zig-zag Kolom), pilih salah satu.
    Jika kunci di variabel dengan “i” maka:
    *Jika Transposisi Zig-zag Baris maka proses enkripsi : (i , 1) (i+1, 2) (i , 3) (i+1 , 4) (i , 5)
    *Jik Transposisi Zig-zag Kolom maka proses enkripsi : (1, i) (2, i+1) (3 , i) (4 , i+1) (5 , i)

Contoh:

Plaintext = RIVALRYKRISTIANTOHONDRO

maka format array yang sesuai dengan jumlah plaintext = 4*6 atau 6*4

pada contoh kasus ini saya menggunakan 4*6

Teknik proses enkripsi yang saya terapkan adalah Algoritma Zig-zag Baris

Kunci transposisi: 2 4 3 1

Penyelesaian:

Berikut ciphertext hasil proses enkripsi algoritma Zig-zag:

Ciphertext= YARTSHOIDAORINNRO RKVILT

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s